Follow me on Twitter RSS FEED search
Tampilkan postingan dengan label Jackrabbit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jackrabbit. Tampilkan semua postingan

Apache Jackrabbit [Part2] – Mengenal Lebih Dekat Dengan Jackrabbit


Setelah kita mengucapkan say hello to jackrabbit pada Part-1, saatnya kini kita mengenal lebih dekat dengan jackrabbit, ada istilah “tak kenal maka tak sayang”..halah.. :D mentang-mentang lagi kasmaran :D Baiklah kita awali saja perkenalan ini. Inti dari Jackrabbit adalah Content Repository. Lalu bagaimana cara bikin repository..??, untuk membikin suatu repository kita perlu membuat suatu konfigurasi repository, yaitu repository.xml. Berikut adalah konfigurasi repository yang akan kita bangun :


Pada gambar diatas dapat dilihat Elemen konfigurasi repository adalah :

  • FileSystem, digunakan oleh repository untuk menyimpan hal yang berkaitan dengan repository, seperti : namespace yang terdaftar dan tipe node pada repository.
  • Security, digunakan untuk konfigurasi authentifikasi dan authorisasi.
  • Workspaces, digunakan untuk konfigurasi dimana dan bagaimana workspaces diatur.
  • Workspace, digunakan sebagai template konfigurasi pada default workspace.
  • Versioning, digunakan untuk menghandle masalah version

Setelah mengkonfigurasi repository saatnya kita mencoba fungsi-fungsi yang ada di jackrabbit dan anda akan membutuhkan library “jackrabbit-1.6.0” yang dapat anda download disini, lalu setting classpath library tersebut pada Netbeans. Disini saya menggunakan editor “ Netbeans IDE 6.8” untuk mensimulasikan fungsi-fungsi yang ada di jackrabbit dan saya anggap anda sudah pernah menggunakan Netbeans dan sudah mengenal JAVA. Ada beberapa fungsi yang akan saya coba simulasikan, yaitu :

  • Fungsi Login ke repository.

Nb : variable pathRepository berisi path dimana repository.xml berada

  • Fungsi Create Workspace.


  • Fungsi Upload Content Pada Repository.
  • Fungsi Download pada Repository.
  • Fungsi Search pada Repository.

Pada fungsi search sebenarnya jackrabbit mencari index-index dari suatu content, oleh karena itu sebelum menjalankan fungsi Search, kita harus menambah konfigurasi Search Index para repository.xml seperti ditunjuk pada gambar berikut :

Parameter Search Index ini melakukan indexing pada content saat content dimasukkan/diupload kedalam repository.

Setelah sedikit trik menjodoh-jodohkan anda dengan jackrabbit, kini saatnya anda harus menentukan sikap sendiri, apakah anda akan menyatakan cinta pada jackrabbit atau mencari cinta yang lain..halah.. :D Mungkin ini sedikit share kepada sahabat mengenai jackrabbit, sudah saatnya anda harus mengeksplore sendiri mengenai jackrabbit :D Terima kasih…

Reference :

http://jackrabbit.apache.org/first-hops.html

http://jackrabbit.apache.org/jackrabbit-configuration.html

Posted by :

FIRMAN NURDIANSYAH ( PEY_MANTOLET@YAHOO.COM )

Apache Jackrabbit [Part1] – Say Hello to Jackrabbit

Kebutuhan penyimpanan dan pengolahan data semakin kompleks, dengan semakin beragamnya jenis data, misal : text, image, video,voice serta kebutuhan user yang bermacam-macam sehingga dibutuhkan penyimpanan dan pengolahan data yang handal. Ada tawaran baru dari JAVA yang berusaha juga mengatasi masalah penyimpanan dan pengolahan data, yaitu Apache Jackrabbit. Untuk selanjutnya istilah data akan saya sebut sebagai content, karena content disini dimaksudkan adalah suatu data yang berbentuk format text(*.doc, *pdf, *.txt, *.rtf, dll) atau image (*.jpg, *.bmp, *.gif, dll) atau voice (*.mp3, dll) atau video (*.mpg, *.avi, *.flv, dll)


Jackrabbit, namanya keren oi .. kaya game aja..hehehe :D Namun menurut saya ini juga sebuah permainan, permainan penyimpanan dan pengolahan data..halah..:D. Baiklah kita awali dengan pertayaan “Apa itu Jackrabbit..?”. Apache Jackrabbit adalah Implementasi Content Repository yang diperuntukkan platform JAVA atau lebih dikenal dengan istilah JCR (Java Content Repository). Jadi Java Content Repository adalah sebuah media penyimpanan content secara hirarki dimana dapat menampung content terstruktur maupun tidak terstruktur serta mendukung beberapa fitur lain seperti : fulltext search, versioning, transactions, observation, dan lain sebagainya. Pola penyimpanan JCR yang secara hirarki dapat diibaratkan seperti tree, seperti pada gambar dibawah.


Gambar Pola penyimpanan JCR

Sebuah Content Repository bisa terdiri dari satu atau lebih workspace, dimana setiap workspace terdiri dari satu tree yang terdiri atas node dan property. Satu workspace memiliki satu Root Node sedangkan node yang lain hanya boleh memiliki satu parent node dan satu atau lebih child node . Sedangkan untuk property hanya boleh memiliki satu parent node dan tidak boleh memiliki child. Jadi bisa dikatakan propery terletak pada posisi leave / daun dari suatu tree.

Untuk merasakan sensasi awal dari Jackrabbit anda dapat langsung mencobanya dengan menggunakan yang versi standalone-server . Untuk download Versi standalone-server dapat anda klik disini. Setelah anda mendowloadnya mari kita coba..lets play.. :D. Pada contoh ini saya menggunakan jackrabbit versi 1.6.0

  1. Jalankan standalone-server melalu command prompt.Ketikkan “java –jar jackrabbit-standalone-1.6.0.jar” di directory jackrabbit-standalone-1.6.0.jar berada. Pada contoh ini saya menyimpan filenya di directory “D:/Jackrabbit”.
  2. Seletelah Running buka web browser, dan ketikkan address web dengan URL http://localhost:8080, sehingga akan muncul halaman web seperti pada gambar berikut dibawah ini.
  3. Interface Web diatas merupakan suatu contoh web yang sederhana yang dibangun diatas Java Content Repositoy. Web ini berisi instruksi dasar bagaimana mengakses repository dengan tool yang disediakan oleh Web tersebut, yaitu populate, browse, dan search.
  • Populate, merupakan tool yang mendownload document dari Internet dan menyimpannya pada Repository.


Nb : saran saya jumlah document yang didownload kecil aja..kalo gede2 ntar klamaan.
  • Browse, merupakan tool yang meng-eksplore isi repository dari workspace “default” dan tampak terlihat seperti tree.

  • Search, merupakan tool yang melakukan pencarian pada repository di workspace “default” sesuai dengan kata kunci yang diinputkan dan menampilkan jika kata kunci yang dimaksud ditemukan.

Dari penjelasan diatas , diharapkan sahabat-sahabat sudah mendapatkan sensasi dari Jackrabbit. Ini masih hanya sekedar say hello pada jackrabbit..masih belum kenal dekat.. emangnya pacaran..hehehe :D.. mentang-mentang masih single..( halah..malah curhat .. hahaha.. :D ). Di Posting selanjutnya saya akan berusaha menjodoh-jodohkan anda dengan Jackrabbit. Tunggu part-2 selanjutnya yang akan membahas tentang bagaimana menggunakan Jackrabbit..!!! :D

reference :

http://jackrabbit.apache.org/

http://jackrabbit.apache.org/standalone-server.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Content_repository_API_for_Java

Posted by :

FIRMAN NURDIANSYAH ( PEY_MANTOLET@YAHOO.COM )

Design by: WPYAG
Blogger Template by Anshul | Funny Pictures.